AMBIL ANTRIAN

Agar memudahkan pasien maka rumah sakit kami menambah layanan pengambilan antrian secara online

Klik disini

CEK KAMAR

Fitur cek kamar ini berfungsi untuk mengetahui kamar apa saja yang tersedia

Klik disini

APLIKASI MOBILE

Dengan aplikasi ini anda bisa mengambil nomor antrian kapan dan dimanapun, silahkan download

Klik disini

JADWAL DOKTER

Silahkan cek jadwal praktek dokter sebelum anda mengambil nomor antrian periksa

Klik disini

BERITA

Rumah Sakit Tak Boleh Hanya Berorientasi Keuntungan Finansial

KOMPAS.com, JAKARTA - Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Daulay Partoanan, kejadian tidak mendapat perawatan optimal dari rumah sakit karena masalah biaya, tidak semestinya terjadi di tengah keseriusan pemerintah mengejar target implementasi universal health coverage (UHC) agar masyarakat dipastikan memperoleh akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan bermutu dengan harga terjangkau. Ia menilai dengan adanya kejadian seperti ini, maka UHC yang digaung pemerintah akan sulit tercapai. "Harus ada keseriusan dan keikhlasan…

Baca selanjutnya...

Kapan Waktu Terbaik Anak Minum Susu, Pagi atau Malam Hari?

KOMPAS.com - Minum susu baik untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Untuk mendapatkan manfaat minum susu, sebagian orangtua percaya bahwa pagi hari adalah waktu yang tepat untuk anak minum susu. Meski begitu, ada juga yang lebih mengutamakan malam hari sebelum tidur. Lantas, adakah waktu terbaik untuk anak minum susu? Lebih baik saat pagi atau malam hari? Susu adalah salah satu minuman terbaik yang kaya vitamin dan mineral, di antaranya kalium,…

Baca selanjutnya...

Kebal Antibiotik, Waspada Bakteri Pseudomonas di Sungai Citarum

TEMPO.CO, Jakarta - Bakteri Pseudomonas aeruginosa diketahui menghuni wilayah sepanjang bantaran Sungai Citarum. Bakteri yang sama juga diidentifikasi berada di bantaran Sungai Ciliwung dan Cisadane.

Bakteri Pseudomonas aeruginosa adalah jenis bakteri yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

"Menurut keterangan tim Medicuss Group, bakteri Pseudomonas aeruginosa itu resisten terhadap antibiotik. Jadi mereka yang terpapar dikhawatirkan bisa mengandung penyakit yang lebih parah," kata Doni Monardo, Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional, dalam acara Afternoon Tea di kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Jumat, 11 Mei 2018.

Baca selanjutnya...

Pengumuman

Lainnya

Agenda

Lainnya